27/01/11

Pondok Radana, markas kepiting

Yang namanya kepiting pasti banyak orang yang suka, apapun dan di model masakan apa saja, pasti banyak yang suka, selain rasanya yang enak tentu kepiting ini memiliki kandungan protein yang sangat banyak, jadi tak heran kalau kepiting ini banyak yang suka, seperti saya....... heheheheheheeh.
Seperti siang itu, saya bersama dengan teman-teman sengaja ingin menikmati masakan kepiting yang katanya cukup populer disekitar kota Mojokerto, entah apa yg bikin tempat makan ini populer, memang karena cita rasa masakannya atau, karena tempatnya yang ada dipinggir jalan, sehingga dengan mudah orang akan mengenalnya, ah gak tahu mana yang benar, tapi yg jelas bikin saya jadi penasaran, dan tanpa basa basi saya langsung mengajak menuju ke TKP, hehehehehe...
Duduk berderet-deret kaya mau rapat..hehehehe, segerombolan kami menunggu pesanan kami masing-masing, tetapi dari daftar pesan yang saya baca, ternyata teman-teman ini banyak yang pesan ikan Gurami dengan berbagai model masakannya, ada Gurmai Goreng Kremes, Gurami Goreng Terbang dan ada juga Gurami bumbu manis, malah yang tadinya ingin menjelajahi kepiting hanya beberapa temen yang pesen, yaitu kepiting asam manis dan kepiting lada hitam.
 Dengan menunggu agak lumayan lama, akhirnya pesanan kami keluar juga, langsung kami santap rame-rame, meski satu sudah pesan satu per satu, tapi seperti saya ini kadang saya juga meski sudah pesan gurami bumbu manis saya juga mencicipi gurami temen yang lain, jadi lidah kami bisa menjelajahi aneka masakan yang lain termasuk kepiting pesanan teman juga aku lirik.
 Pokonya makan siang itu saya merasa lega, kenapa lega..ya cukup pesan gurami saya dapet kepiting dan macem2 sajian, kok bisa ? lha..... yo saya ngembat sana sini, hehehehehe........mumpung masih ada sebelum disikat kucing garong.


Pondo REDANA
Markas Kepiting
Jl. Raya Mojokerto-Jombang
Mojokerto

25/01/11

WAPO Kacapiring

Pertama saya kira rumah makan ini cabang dari rumah makan yang yang sudah lebih dulu ada, karena kesamaan namanya, saya langsung teringat pada rumah makan yang lain yang namanya persis sama dengan rumah makan ini.
Tapi begitu memasuki tempat ini baru saya bisa membedakan dengan rumah makan yang saya maksud tadi, coba lihat saja dari penataan ruang maupun style rumah makan ini, apalagi setelah saya disodori menu makanan yang tersedia disini, dan lebih-lebih saya yakin, karena dari daftar menu ini juga ditulis sejarah berdirinya rumah makan tersebut.
Seperti dalam catatanya bahwa rumah makan ini berdiri diatas lahan bekas klinik Kacapiring, dan oleh pemilik rumah makan Taman Sari Indah yang ada di tengah kota Surabaya, tempat ini kemudian dijadikan Wapo Kacapiring yang karena di rumah makan TSI sekarang telah banyak berubah fungsi menjadi fasilitas convention, untuk pernikahan, seminar dan lain-lain, sehingga banyak orang-orang yang merasa kehilangan rumah makan TSI yang menyediakan menu masakan Indonesia maka dibukalah Wapo Kacapiring ini.
Seperti pada malam itu, sebetulnya saya hanya dengan Non pingin makan berdua saja dan setelah berputar-putar ketemulah saya dengan rumah makan yang menurut saya baru.
Tapi karena suasana ruang yang cukup lumayan, maka Non telpon ke anak-anak untuk datang kesana.  Nah sambil kami menunggu anak-anak kami pesen dulu minuman ini : JERUK HANGAT dan SEKOTENG, dan saya juga pesan SUP BUNTUT, coba-coba aja saya pingin mencicipi sop buntut disini.

Dan setelah tidak lama anak-anak datang, kami langsung pesan beberpa makanan yang ada disana, antara lain ;GURAMI BAKAR, NASI GORENG SEA FOOD, dll....
Sup buntut, seperti ditempat lain, selalu menawarkan rasa segar yang gurih dari kaldu yang dihasilkan dari proses dimasaknya daging sapi itu dan tentu aroma yang khas dari bumbu yang menyatu dengan kuah, akan memunculkan aroma yang menggugah selera makan saya, dan betul karena saking pinginnya lihat sup ini dimeja, langsung saya santap karena tak sabar menunggu makanan yang lain datang apalagi perut dah mulai kerocongan gini.
Seelah beberapa saat anak-anak datang, maka mereka langsung memesan beberapa makanan yang ereka sukai, seperti NASI GORENG SEA FOOD dan GURAMI BAKAR MANIS.
 
Ternyata memang menu makanan yang disajikan patut djelajahi, meski harga bisa dikatan bersaing, tapi beberapa makanan  yang telah dicoba bisa menjadi refrensi bagi penjelajah jajan.














Wapo Kacapiring
Jl. Kacapiring 11,
Surabaya

20/10/10

Bakaran lagi, suatu siang Mojokerto

Pastinya kalau saya sedang berada di suatu kota, saya sebisa mungkin akan menyempatkan untuk jelajah jajan, selain tentunya untuk mengisi perut juga sekalian mencoba cita rasa makanan yang tentunya berbeda, seperti siang itu saya yang sedang berada di kota Mojokerto, tak lupa untuk mencari tempat makan sebagai makan siang.

Berkat bantuan seorang kawan yang juga penyuka jajan, jelajah jajan siang itu diarahkan untuk menuju ke sebuah rumah makan yang berada di pinggir kota, tepatnya di jalan by pass keluar dari kota kecil ini.
Sampai di tempat yang dituju suasana rumah makan ini tampak sepi, meskipun saat itu adalah saat makan siang biasanya banyak orang mengunjungi tempat-tempat makan, tetapi saat itu tidak nampak banyak pengunjung yang berada disana, hanya beberapa pasang pengunjung yang terlihat selain kami, maka siang itu saya langsung pesan ini ;
GURAMI BAKAR dan PLECING KANGKUNG, karena ternyata dari daftar menu yang ada, menu Gurami Bakar inilah yang siang itu menjadi pilihan kami.
Gurami bakar yang kami pesan ternyata tampilannya lain dari yang selama ini saya jelajahi, biasanya gurami bakar itu disajikan terspisah antara Gurami dan sambelnya, tidak seperti siang itu, sambalnya, yang menyerupai sambal matang ditaruh / ditaburkan di badan gurami itu, sehingga kami mau tak mau harus juga menikmati sambal yang ada itu, tidak bisa saya kalau hanya ingin bakar guraminya saja.
Selain kita jelajah jajan gurami bakar dan plecing kangkung itu kita, tak lupa juga pesan minuman untuk menemani kami siang itu, yaitu ES JERUK DEGAN dan ES GAJAH MADA.
Ternyata dua minuman tadi bisa sedikit mengobati haus yang kami rasakan siang itu, coba bayangkan habis makan terus minum Es jeruk degan. wah.......sungguh rasa jeruknya sangat menyentuh di tenggorokan ini, terus mencoba minum es yang satunya, es gajah mada, aduh...komplit sudah nikmatnya. kenayng dan hausnya hilang karena minum yang sangat berasa di tenggorokan.
Bagi saya, perjalanan jelajah jajan siang itu di kota Mojokerto kami menemukan cita rasa dan sajian yang baru dari jenis makanan yang selama ini saya temukan, Gurami Bakar dengan olesan sambal.

PANDAN ARUM
Masakan Indonesia
Jl. Raya By Pass Mojokerto Km. 54
Mojokerto

01/10/10

Menu Spesial Lebaran 2010

Di hari lebaran kemarin, lebaran 2010 kami sekeluarga, khususnya saya dan Non sempat mencicipi beberapa makanan dan minuman yang spesial.
Spesial disini saya maksudkan bukan menu yang kami jelajahi tetapi menu-menu makanan dan minumam yang disajikan secara spesial di hari yang spesial, apa itu ? coba lihat beberapa sajian dibawah ini :
1. Tempe goreng tepung milik Ibu saya, yang selalu Ibu siapkan untuk menemani keseharian pagi hari di Hari Lebaran.

2. Sate Pisang da Mie Kung, warung ronde Nanggulan, yang selalu menjadi jujugan saya kalau mudik Magelang.
 

3. Serabi Notosuman, yang saya jelajahi diseputaran sebelah timur Gunung Tidar ini

4.Beberapa hidangan dari Borobudur International Club and Cafe, Magelang, yang disajikan dalam acara Reuni Ex. SMEA Negeri Magelang 1983.

5.Beberapa jajanan khas Ambarawa, Kue Gandos, Nasi Gurih, Sate, semuanya disajikan pada pertemuan tahunan ang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Millist Ambarawa, dimana saya juga menjadi salah satu anggotanya.

6. Mie Rebus instans, yang kami peroleh ketika kami mencoba istirahat di jalur kepulangan dari pertemuan millist, yaitu di sekitar Pringsurat.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang saya coba tampilkan, sekedar sebagai pengingat dan pengopbat rindu akan kota kelahiran : MAGELANG

23/09/10

3 menu cepat saji, di Solaria


Nonton film di sebuah mall, dengan anak-anak memang hal jarang saya lakukan, bukan karena apa-apa, tetapi nonton bareng dengan anak-anak memang praktis bisa dihitung jari, yah karena memang saya dan non kebetulan saja sama-sama tidak menyukai kegiatan nonton, kalaupun harus nonton biasaya pasti dengan anak-anak, dan film yang dotonton tentu film yg cocok dengan selera mereka.
Tapi hari itu kami sekeluarga nonton film yang kelihatannya tidak hanya anak-anak yang suka, malah bapak dan ibunya yang keleihatannya manteng nontonnya, hehehehe…
Berangkat ke gedung bioskop agak terburu-buru karena kita nonton ambil jam sore, sementara saya dan non baru saja pulang kerja, jadi tentu kita masih capai dan laper tentunya.
Sampai-sampai di gedung bioskop pun saya ndak nisa tenang, lha wong perut lapar dan capai, makanya bubar film langsung saya minta sama non untuksegera cari tempat makan  yang tak jauh-jauh dari lokasi bioskop.
Non langsung menuju ke tempat makan yang kelihatannya sudah menjadi incarannya sejak dari dalam bioskop.
Kami berlima,Aku, Non, dua anak dan satu keponakan yang sengaja kami ajak nonton juga langsung cari tempat duduk yang sepi karena kebetulan di rumah makan ini suasanya agak ramia, jadi kelihatan kursi sudah banyak  yang duduk disana.
Kami memperoleh tempat duduk yang pojok dan tanpa menunggu lama langsung kami pesan  karena memang sudah laper.
Waktu itu kami pesan makanan yang menurut kami cepat bisa disajikan dan menjadi kegemaran anak-anak dan keponakan yaitu Nasi Goreng, hanya saja jenis nasi gorengnya yang kami pesan berbeda-beda, yaitu :
  1. Nasi Goreng Biasa
  2. Nasi Goreng Udang
  3. Nasi Goren Kepiting
Dan saya dengan non milih menu yang agak ada kuahnya, yaitu MIE SIRAM AYAM
Untuk minumnya kami semua tidak banyak memilih minum yang sederhana, cukup teh manis hangat, es teh dan es jeruk, itu saja sudah cukup untuk menemani kami berlima makan.
Karena Menu kami seragam tentu cita rasa makanan yang kami jelajahi tentu tidak jauh-jauh beda, hanya saja meskipun sama-sama nasi goring tapi diberi daging yang lain tentu sedikit banyak akan mempengaruhi dari tiga makanan ini.
Sebut saja Nasi Goreng kepiting, meski secara umum nasi gorengnya yan lebih kental rasanya di lidah tapi, rasa Kepitingnya juga masih mendominasi ketika nasi goring ini kita masukkan ke mulut, begitu juga nasi goring yang lain tentu juga memiliki rasa yang berbeda.
Tapi tentu makanan yang saya dan non pesan lain rasanya, lha wong sebenernya itu saya nmenyebutnya Mie Kuah, hanya saja ada di siram dengan kuah bercampur daging ayam, jadi ya masih hafallah rasa mie godok [ demikian saya memnyamakan] ini.
Itulah beberpa makanan dan minum yang kami nikmati selesai nonton dan kami semua merasakan perut sudah kenyang.
Coba bayangkan, perut laper, dan menahannya selama kurang lebih  1,5 jam ? yah begitu disughi makan ya langsung disantap dan habis, hahahahahaha……..huek…..kekenyangen…..!!!!

Restauran
SOLARIA
Tunjungan Plaza IV Lt. 5
Jl. Basuki Rachmad