Tanpa sengaja sewaktu saya dan Non menikmati makan di sebuah warung makan, mata saya tertarik melihat bungkusan kecil dari plastik, dan saya untuk mengambilnya dan ah......ternyata ini adalah bungkusan kecil yang berisi rempah-rempah ramuan tradisional, dan dikertas pembukusnya tertulis WEDANG UWUH.
Sejurus kemudian saya teringat dengan nama ini, jelas nama ini masih ingat dalam ingat saya, meski teringat smar-samar tapi begitu aku pegang dan kuteliti dengan lebih dekat.......... langsung saya ingat jenis minuman ini.
Saya malah sampai heran melihat masih ada jenis minuman ini ada di kota Surabaya yang tentunya sangat tidak familiar dengan ini, kalau toh ada biasanya ada di sudut-sudut rumah makan berkelas dan tidak terpikirkan sedikitpun bisa nyantol di warung kaki lima, seperti yang saya temukan malam itu, jadi menemukan minuman ini serasa menemukan klangenan lawas ketka masih berada di ndeso dan benar ketika saya mencoba untuk dibuatkan minuman ini sensasi rasanya masih samar-samar teringat, walaupun tidak jelas ingat cita rasa yang sesungguhnya, namun setidaknya menyerup wedang uwuh dalam suasana kota metropolis ini sedikit seakan mendapatkan susana ndeso yang njawani itu.
